Memilih Lampu Gantung untuk Ruangan Kecil

Memilih Lampu Gantung untuk Ruangan Kecil – Untuk menghasilkan suasana ruang tetamu yang nyaman dan menawan, Anda dapat menambah tampilannya dengan melengkapi dekorasi aksesori seperti lampu gantung. Lampu gantung di ruang tetamu tak cuma berfungsi sebagai penerang ruangan hal yang demikian, juga bisa menghasilkan kesan elegan di dalam ruang tetamu. Malahan, dengan cahaya sinar yang tersamar dan cuma jatuh di beberapa ruang tetamu, lampu gantung juga cakap memberikan kesan yang romantis di ruangan sekitarnya.

Arsitek Ade Lesmana menuturkan, pada dasarnya lampu gantung memang pantas untuk ditempatkan di tiap sudut ruangan di rumah. Namun tentunya tak boleh sembarangan ketika memilih lampu gantung yang akan digunakan untuk menghiasi ruangan, lampu gantung untuk ruang tetamu sebaiknya disesuaikan dengan luas atau ukuran ruang tetamu.

Bila ruang penyambut tetamu Anda tak terlalu luas, sebaiknya pilih lampu gantung yang simpel dan tak terlalu besar. Dan seandainya ruang tetamu tergolong luas, karenanya Anda boleh memilih lampu gantung yang cukup besar dengan figur yang lebih kompleks supaya cakap memberikan kesan elegan. “Besar lampu gantung untuk ruang tetamu sebaiknya tak lebih dari 20% hingga 30% dari segala luas ruangan. Kecuali itu, saat akan memasang lampu gantung untuk ruang tetamu, observasi juga ketinggian dari lampu gantung hal yang demikian,” sebut Frida Melia, salah seorang pemilik warung lampu di Kemang.

Indahnya Bangunan Ala Maroko di Masjid Kubah Kaca

Indahnya Bangunan Ala Maroko di Masjid Kubah Kaca – Tidak perlu jauh-jauh untuk mendatangi Turki jika berharap memandang Mesjid Biru dan Mesjid Hassan II yang berada di Maroko. Pesona dua mesjid hal yang demikian, ternyara dapat kita lihat di Mesjid Sari Asih, Jalan Imam Bonjol, Pos, Karawaci, Kota Tangerang. Nuansa ala Mesjid biru di Turki, terdapat pada segala komponen warna yang menjadi khas Mesjid Sari Asih Tangerang. Kecuali itu, ornamen khas Maroko Afrika Utara malahan, terasa serasi untuk dipadu padankan menjadi sebuah bangunan rumah ibadah yang tentunya benar-benar sesuai untuk diwujudkan destinasi liburan religi.

Sang inisiator pembangunan mesjid, ialah Siti Rochayah, yang yaitu ibu dari Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, dikenal memang sengaja berharap membangun sebuah mesjid yang unik. Mesjid, yang sering diterapkan oleh karyawan RS Sari Asih Karawaci ini, tepatnya disahkan pada 31 Januari 2018. Sementara pembangunannya memerlukan waktu dua tahun, ialah semenjak 1Juni 2016. Mesjid yang terletak pas di pinggir jalan ini, mempunyai luas bangunan 1.600 meter persegi mesjid, serta sanggup menampung kurang lebih 800 jemaah.

Kepala Pengawas Bangunan RS Sari Asih Group, sekalian arsitek yang membangun mesjid ini, Daud R mengatakan, bahwa selama masa pembangunan pihaknya tidak terlalu menemui kesusahan. Disuarakannya, bahwa kaca pada kubah yang ada pada 7 menara mesjid ini, yaitu kaca yang bisa mengabsorpsi panas. “Jadi sekiranya di dalam, kita tak merasa kepanasan, sedangkan di luar lagi terik,” ungkapnya. Dengan kubah lava hal yang demikian, pada siang hari kita akan lantas diterangi oleh sinar sang surya. Sementara malam harinya, jemaah yang hadir kemungkinan bisa menikmati masuknya pancaran sinar bulan ke dalam ruangan mesjid.

Untuk pemilihan warna biru sebagai ciri khas mesjid, hal itu diinginkan bisa memberi kesan adem pada mesjid. Kecuali itu, menonjol juga beragam hiasan kaligrafi di sebagian sudut mesjid, yang tentu menambah poin keindahan tersendiri. Daud mengatakan, walaupun dalam pembangunan mesjid ini berkiblat pada Maroko dan Turki, melainkan material mesjid yang khas dengan nuansa keramik biru ini, banyak yang yaitu produk lokal. “Pintu yang ada ukirannya itu, beserta gagangnya kita pesan dari Jepara. Untuk keramiknya, sebenarnya ini dari Spanyol melainkan sebab stoknya kurang, kita buat sendiri dengan motif yang sama, kita buatnya di pabrik keramik di Curug, di Kabupaten (Tangerang),” paparnya.

Tonggak Penyebaran Islam dari Masjid Huaisheng

Tonggak Penyebaran Islam dari Masjid Huaisheng – Islam bukan agama mayoritas di China, tapi di negara berjuluk Tirai Bambu hal yang demikian terdapat sejumlah mesjid bersejarah, salah satunya Mesjid Huaisheng yang berlokasi di Provinsi Guangzhou. Mesjid Huaisheng dibangun sekira tahun 619-907 M pada masa Dinasti Tang. Mesjid itu yakni tonggak penting dalam penyebaran Islam di kawasan China. Teman Nabi Muhammad, Sa’ad bin Abi Waqqash yaitu orang yang membangun mesjid hal yang demikian. Huaisheng sendiri artinya mengingat yang arif, nama hal yang demikian disematkan ke mesjid untuk mengenang Nabi Muhammad.

Terdapat enam bangunan di dalam rumit mesjid, adalah Mesjid Huasheng sendiri, menara, daerah imam, paviliun tablet untuk menaruh kitab-kitab klasik dan kaligrafi, koridor tertutup, dan daerah wudhu. Sementara di komponen luar mesjid ada tembok merah yang menghadap ke jalan. Mesjid Huaisheng mempunyai menara setinggi 35 meter. Menara ini dibangun pada jangka waktu permulaan-permulaan, antara tahun 650 sampai 700 M. Semenjak ada lampu suar di atasnya untuk kapal, menara mesjid ini disebut dengan menara sinar mesjid.

Sampai dikala ini menara-menara sinar mesjid yaitu bangunan tertinggi di Guangzhou dan berfungsi sebagai landmark utama kota. Sama seperti kebanyakan mesjid di China, arsitektur Mesjid Huasheng juga yakni perpaduan antara adat istiadat bangunan lokal China dengan gaya arsitektur Arab. Apabila diamati sekilas, bangunan mesjid itu menyerupai kelenteng. Pada 1996, tercatat Mesjid Huaisheng yakni satu dari empat mesjid tua di China bersama Mesjid Shengyou di Quanzhou, Mesjid Fenghuan di Hangzhou, dan Mesjid Xianhe di Yangzhou-teregistrasi sebagai monumen sejarah penting di bawah pelestarian khusus oleh Pemerintah China.

Mengenal Fungsi Lampu Dinding

Mengenal Fungsi Lampu Dinding – Lampu dinding, secara mendasar, adalah lampu yang khusus dirancang untuk dipasang pada dinding. Di pasaran, tersedia berbagai lampu dinding dengan desain yang seperti itu atraktif. Mulai dari yang berdesain simpel sampai yang berdesain rumit. Harganya bahkan bervariatif. Nah, fungsi lampu dinding hakekatnya tidak sebatas untuk menerangi ruangan saja. Dengan sedikit kreativitas, kita bisa memanfaatkannya untuk banyak hal. Lalu, kecuali untuk menerangi ruangan, apa saja fungsi-fungsi lampu dinding? Berikut fungsi-fungsi hal yang demikian.

Apakah kita kerap merasa seperti itu letih sesudah menjalani kegiatan harian yang sungguh-sungguh melelahkan? Jika ya, memasang lampu dinding bisa menjadi pilihan untuk membikin kita lebih rileks. Tempatkan lampu dinding pada dinding ruang keluarga dengan jarak 6 inchi. Perpaduan sinar cahaya-cahaya yang terpancar dari tiap lampu dinding membikin kita merasa lebih rileks. Kita bahkan akan lebih nyaman melepaskan lelah ketika berada di dalam rumah.

Apakah kita akan kedatangan tetamu spesial ketika malam? Ataukah kita kerap dikunjungi tetamu ketika malam? Jika ya, tempatkan sepasang lampu dinding di sekitar zona pintu masuk. Tempatnya pada dinding yang berada di sebelah kanan dari kiri pintu. Dengan memasangnya, sang tetamu akan merasa seperti itu tersambut. Kecuali bagi tetamu, kita bahkan akan merasa seperti itu tersambut ketika menjelang rumah. Lebih-lebih, jikalau kita seperti itu lelah sebab menjalani kegiatan harian yang banyak menguras kekuatan. Teladan pemasangan lampu untuk memberikan kesan sambutan terhadap tetamu bisa kita observasi pada gambar pertama

Kita bahkan bisa juga menerapkan lampu dinding untuk menerangi zona-zona tertentu di dalam rumah. Semisal,menerangi lemari yang berisi buku-buku, menerangi meja kerja, menerangi meja makan, menerangi cermin, dan sebagainya. Dengan menonjol zona-zona hal yang demikian yang seperti itu bercahaya, tentunya akan lebih mempercantik interior. Kita bahkan akan lebih nyaman berkesibukan ketika malam. Semisal, lebih nyaman berhias maupun berprofesi ketika malam.